Record breaker: Pauline Potter has entered the Guinness Book of Records as the world's heaviest living woman


Rekod dunia: Pauline Potter telah memasuki Buku Rekod Guinness sebagai seorang wanita yang hidup paling berat di dunia


Pauline Potter berjaya menjadi wanita tergemuk di dunia tahun lalu, dengan Berat 292,3 kg. Kini Potter berusaha mengurangkan Berat badannya melalui seks marathon.

Dalam wawancara dengan sebuah Majalah UK, Closer, (10/07), Potter Bab memberitahu bahawa dia kembali berbuat seks dengan bekas suaminya, Alex. Hasilnya, Potter berjaya menurunkan 44,5 kg Berat tubuhnya.

Saya berjaya membakar 500 kalori lemak, walaupun saya tidak banyak bergerak ketika berhubungan seks, "kata Potter seperti dilaporkan Closer.

Potter ingin mencapai berat targetnya, yakni 241,8 kg. Tentu saja dengan bantuan Alex, partner seksnya. Demi memecahkan impiannya-nya, Potter dan Alex berbuat seks tujuh kali dalam sehari.

"Kami menyukai foreplay dan urutan. Dan, saya juga boleh memuaskannya. Yah, walaupun saya tidak boleh memakai lingerie seksi," ujar Potter.

Alex dan Potter bertemu secara online pada tahun 2002. Kemudian pasangan ini berkahwin tiga tahun selepas itu, 2005. Sayangnya, keharmonian itu tak bertahan lama.

Tiga tahun berikutnya pasangan ini memutuskan untuk bercerai. Potter sukar membina hubungan emosional dengan anak laki-laki Alex. Selain itu, kenaikan berat badan Potter diduga menjadi pencetus retaknya cinta mereka.

Perceraiaan dan kelebihan berat badan membuat Potter semakin tertekan. Ia sempat menghubungi Guinness Book of World Records dan berharap menang sebagai wanita tergemuk di dunia. Harapan Potter rupanya terkabul. Media cetak dan elektronik mulai mendedahkan berat tubuhnya.

Alex tanpa sengaja melihat publisiti Potter di sebuah media. Lelaki ini pun memutuskan untuk melawat bekas isterinya. Perjumpaan mereka menyalakan kembali percikan asmara yang sempat redup.

"Hari pertama kami bercinta enam kali dalam 24 jam," kata Alex kepada the Sun, November tahun lalu.

"Walaupun kakinya lebih berat dariku, kami dapat menetapkan kedudukan tubuhnya untuk meningkatkan kualiti seks kami." Alex yang mempunyai berat 63,6 kg, kini melakukan sebahagian besar pekerjaannya di bilik tidur.

Selain seks marathon, Potter juga mengekang kebiasaan makannya. Ia tak lagi makan 10.000 kalori setiap hari, walaupun kadangkala dia masih makan Big Mac sesekali.

Appetite: Lunch with son Dillon involves crisps, chocolate eclairs, supersize soft drinks and KFC


Berselera: Makan tengahari dengan anaknya Dillion, termasuk keropok, coklat, minuman ringan bersaiz besar dan KFC.

In the pool: Mrs Potter goes swimming between three and five times a week at a warm water therapy pool where she does lengths to keep mobile

Di kolam renang: 3 atau 5 kali seminggu, Puan Potter berenang dalam kolam renang  untuk membuat dia bergerak bagi memecahkan lemak.

Fuel: Dillon takes his mother to the supermarket in a wheelchair where they buy doughnuts

Bekalan: Dillion membawa emaknya ke pasaraya untuk membeli donut.

Support: Mrs Potter said that she relies on her son for help doing everyday things that she cannot do along with her sisters

Anak Puan Potter selalu membantunya, ujarnya.

Too big: Mrs Potter cannot get in her car any more so has to use a mobility scooter to get around
Too big: Mrs Potter cannot get in her car any more so has to use a mobility scooter to get around

Terlalu besar: Puan Potter tidak boleh naik kereta lagi, dia perlu menaiki skuter jika hendak kemana-mana.

Their big day: Pauline and Alex Potter at their wedding in 2003. After getting divorced five years later, she piled on even more pounds

Hari yang indah: Pauline dan Alex Potter berkahwin pada 2003, ketika ini dia seberat 273 kilogram, setelah bercerai lima tahun selepas itu , beratnya mencecah 300 kilogram.