Minnesota, Normalnya, pertumbuhan payudara akan berhenti di usia 20-an tahun. Namun gara-gara memasang implan, seorang perempuan 34 tahun harus rela ganti ukuran bra setiap 2 bulan kerana payudaranya terus tumbuh hingga melebihi ukuran bola basket.

Perempuan tersebut adalah Chelsea Charms, seorang model berasal Minnesota Amerika Syarikat yang saat ini ukuran payudaranya benar-benar tidak masuk akal iaitu 164XXX. Sebagai pembanding, ukuran pepaya atau buah labu sekalipun rasanya tidak mungkin sebesar itu.

Bila ditimbang, payudara Chelsea memiliki berat masing-masing sekitar 12,7 kg dan diperkirakan berisi cairan sebanyak 12 liter di kedua sisinya. Dengan ukuran tersebut, sangat sulit untuk memeluk Chelsea kerana lingkar dadanya sudah mencapai 165 cm.

Lingkar dada Chelsea masih akan bertambah besar, sebab hingga saat ini payudaranya masih terus bertambah besar sekitar 2,5 cm/bulan. Dengan pertumbuhan yang begitu pesat, tiap 2 bulan sekali Chelsea harus mengeluarkan biaya ekstra untuk menyesuaikan ukuran bra.

Keadaan ini dialami Chelsea sejak sekitar tahun 2000, ketika ia memutuskan untuk melakukan modifikasi ekstrem terhadap ukuran payudaranya. Sebelumnya, ia juga sudah 2 kali melakukan pemasangan implan berisi cairan saline hingga mencapai ukuran DD dan saat itu belum ada masalah.

Pemasangan implan yang terakhir ini tidak lagi menggunakan cairan saline mahupun silikon, melainkan dengan string polypropylene yang terbuat dari semacam polimer plastik. Bahan ini memang hanya ditujukan untuk melakukan perbesaran payudara secara ekstrem sehingga tidak pernah mendapat persetujuan badan pengawas ubat di Amerika yakni FDA.

Meski ilegal, Chelsea bukan satu-satunya perempuan yang melakukan pemasangan implanpolypropylene. Sejumlah artis porno juga melakukannya untuk tampil di filem-filem kategori hardcore, yang sengaja dibuat untuk mewujudkan fantasi seksual yang paling tidak realistis.

Namun yang terjadi pada Chelsea sedikit di luar dugaan, sebab implan polypropylene yang digunakannya menyebabkan iritasi pada jaringan internal payudaranya. Akibatnya tubuh Chelsea terus-menerus mengeluarkan serum, yang kemudian membuat ukuran payudaranya membengkak.

Meski saat ini tak ada yang menandingi ukuran payudaranya, Chelsea tidak berminat untuk mendaftarkan rekod dunia untuk buah dadanya tersebut. Namun ia juga tidak ingin melepas implan yang membuat payudaranya tidak berhenti tumbuh, sebab hal itu malah menunjang profesinya sebagai model majalah khusus dewasa.

“Aku tidak merasa malu dengan badanku, bagiku ini karya seni. Kalian mungkin mengatakan aku gila, tapi aku tidak akan mengubah apapun dari tubuhku saat ini,” ungkap Chelsea dalam sebuah wawancara dengan Star Magazine, seperti dikutip dari Mirror, Khamis (12/5/2011).

Tidak berlebihan jika Chlesea menyebut payudaranya sebagai karya seni, sebab pemasangan implan di dalamnya memang dilakukan oleh seniman kontroversial Marc Quinn. Dikutip dari The Guardian, seniman asal Inggris ini terkenal hobi melakukan modifikasi ekstrem pada tubuh manusia.

Salah satu ‘karya hidup’ paling fenomenal yang dihasilkan Marc Quinn adalah Thomas Beatie yang dijuluki The Pregnant Man alias pria yang hamil. Beatie adalah seorang perempuan yang dirombak total menjadi laki-laki lewat operasi sexual reassignment, namun sistem reproduksinya tetap dipertahankan hingga akhirnya boleh hamil pada tahun 2007.

http://borakkosong.com